Tuesday, June 2, 2026
Home > Literasi > Cerita > Langit Mimpi

Langit Mimpi

cerpen nana sastrawan

Sehari, seminggu, sebulan, setahun, sewindu, tawaku semakin nyaring. Dimana pun aku berada aku tertawa. Hatiku kini sudah tidak diliputi rasa sedih, tawa yang telah menghapus semua kesedihanku. Orang-orang melihatku, mereka juga ikut tertawa, menyaksikan tingkahku dengan pakaian kumal, compang-camping, rambut kotor dan gimbal. Namun aku tetap tertawa, memamerkan gigi-gigiku yang hitam. Aku melihat langit mimpiku semakin berwarna. Hahahahahaha ….

“Dasar Edan!”

2017


Biodata Penulis:

Nana Sastrawan, seorang guru yang menulis, pernah meraih penghargaan Acarya Sastra IV dari Badan Pengembangan Pusat Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2015.

Translate »