Thursday, April 16, 2026
Home > Literasi > Opini/esai > Novel Bumi Manusia dan Rekayasa Komersialisasi Industri Film

Novel Bumi Manusia dan Rekayasa Komersialisasi Industri Film

bumi manusia

Biodata Penulis

A’yat Khalili, lahir di Kota Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur. Karya-karyanya berupa puisi, cerita pendek, esai, artikel, dan ulasan tersebar di berbagai media lokal, nasional, dan internasional. Telah banyak mendapat penghargaan dan terbit lebih dari 80 buku. Penghargaan-penghargaan yang pernah diterimanya, antara lain menerima penghargaan sastra Pusat Bahasa Depertemen Pendidikan Nasional (PBDepdiknas, Jakarta, 2006) dalam rangka Bulan Bahasa & Sastra 2006, sekaligus Hari Sumpah Pemuda ke-78 pada November 2006; Finalis Lomba Cipta Puisi Tingkat Umum Nasional 2012, yang diadakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan NulisBuku.Com & Plot Point, Jakarta, Desember 2012; menerima Anugerah Piala Terbaik Kampanye Sastra Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Mei 2014; menerima Penghargaan Asia Tenggara dalam Anugerah Sastra Dunia Nusantara Melayu Raya (NUMERA-Malaysia) dari Persatuan Numera Malaysia pada Maret 2014; memperoleh penghargaan Festival Sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gajah Mada (UGM) pada Juni 2015. Ia pernah diundang mengikuti Temu Sastrawan Nusantara  Melayu Raya (TSN) ke-1 (di Padang, Sumatera Barat, Maret 2012); Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) ke-6 (di Jambi, Desember 2012); Sempena Mahrajan Persuratan dan Kesenian Islam Nusantara (di Sabah, Malaysia, Januari 2012); Pemerhati Pertemuan Baca Puisi Dunia Numera (di Kuala Lumpur, Malaysia, 21 – 24 Maret  2014), dan Pertemuan Sastera Budaya Negara Serumpun (Singapura, 30 Januari – 06 Februari 2016).

 

Tagging: Esai novel film Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer, film Bumi Manusia

Translate »