Halaman: 1 2
Untuk memperindah tulisan, penulis memunculkan sosok imajiner burung punai, burung yang bentuknya bak merpati namun berwarna indah. Punai suka hinggap di pohon-pohon yang memiliki buah kecil. Punai inilah yang merekam setiap kisah di Kampung Patomuan dan kisah perjuangan Datuk Rajo Melayu dan anak kemenakannya.
Melalui buku Kepak Punai ini, terlihat bahwa Syafrizaldi adalah seorang pencerita (storyteller) yang baik. Ia penulis yang peka menangkap setiap momen dan detail dalam merekonstruksi ulang. Buku ini layak dibaca untuk memahami akar masalah bagaimana sebuah konflik SDA terjadi di Riau, khususnya studi kasus ulayat Rajo Melayu. (wdu/rfh)

| Judul | : | KEPAK PUNAI Kembara Juang Ulayat rajo Melayu |
| Pengaran | : | Syafrizaldi Jpang |
| Penerbit | : | Gramedia Pustaka Utama |
| Tahun Terbit | : | 2017 |
| Tebal Halaman | : | 190 halaman |
