Thursday, April 16, 2026
Home > Lingkungan > Tiga Hari Selusur Kopi Konservasi

Tiga Hari Selusur Kopi Konservasi

Kedatangan kami pagi ini telah ditunggu dua kelompok tani di kawasan perladangan Bukit Bulat, Sungai Renah Desa Pasar Minggu, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci. Kelompok Tani Talang Kuning dan Kelompok Tani Sumber Rezeki, merupakan dua kelompok tani yang memiliki perladangan di kawasan Bukit Bulat, Sungai Renah.

Sejak 1948, mereka sudah bertanam di lokasi perladangan Bukit Bulat. Namun ketidakjelasan status kawasan, membuat banyak petani yang rela menjadi anak ladang, penerima upah dari pemodal untuk membuka lahan perkebunan baru. Defrizal, Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki menyebutkan, selama ini mereka meninggalkan kawasan tersebut dikarenakan ketidakjelasan status kawasan dan lahannya tidak bisa diolah karena kehilangan kesuburannya.

“Banyak petani yang memilih menjadi anak ladang, karena tidak adanya lahan perkebunan yang bisa mereka kelola. Dan yang terjadi adalah anak ladang ini hanya menjadi buruh bagi pemodal, yang kadang juga merambah kawasan TNKS. Mereka ada yang tidak tahu dan ada yang tidak memiliki pilihan,” jelasnya.

Translate »