Monday, May 10, 2021
Home > Dapur Puan > Kuliner > Nuansa Angkringan di Kota Jambi

Nuansa Angkringan di Kota Jambi

Rintik hujan sesekali masih jatuh membasahi jalan, malam belum begitu larut. Saya memarkirkan kendaraan pada sebuah angkringan yang selalu ramai didatangi pelanggannya. Bertempat di depan Kantor Dinas ESDM Jambi, tertulis Cat Rice (Jawa: Sego Kucing) pada terpal merek yang dipasang di sisi pagar.

Suasana redup merupakan ciri khas angkringan, karena hanya diterangi penerangan tradisional lampu teplok yang menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakarnya. Tapi, di angkringan depan ESDM ini penerangannya  sudah menggunakan lampu listrik berwarna kuning, sehingga nuansa redup masih bisa didapat.

Angkringan, berasal dari bahasa jawa yang berarti alat dan tempat jualan makanan keliling dengan pikulan berbentuk melengkung ke atas atau gerobak dorong yang menjual makanan di pinggir-pinggir jalan. Biasanya di pinggir gerobak ada sebuah papan kecil yang berfungsi sebagai meja dan sebuah kursi panjang. Sedangkan Sego Kucing (Nasi Kucing) maksudnya adalah nasi bungkus yang porsinya sedikit (porsi kucing), sehingga biasanya diperlukan 2 atau 3 porsi bagi kita untuk bisa kenyang.

Frans, salah satu pelanggannya menyebutkan, Angkringan bukan cuma tempat makan dan berkumpul. Kerinduannya pada kampung halamannya di Jawa terbayar dengan secangkir teh hangat yang dinikmatinya. Memang hampir disetiap sudut kota di Jawa atau di Yogyakarta dijumpai warung angkringan.

Tonjolkan Suasana Kekeluargaan

Sambil menyeruput susu jahe pesanan, saya berbincang dengan Suprayitno, pemilik angkringan. Laki-laki ini sangat ramah, setelah melayani beberapa pelanggan yang datang dia membuka maskernya lalu menceritakan jika angkringan yang dia miliki berawal dari bisnis anak perempuannya bersama kedua o’om nya yang baru menamatkan kuliah di Yogjakarta.

Dikatakan, Suprayitno, angkringan sudah mulai merambah kota Jambi sejak awal 2012. Namun, bisnis ini tidak seramai diawal pengenalannya, beberapa angkringan tampak tidak terlihat lagi di sudut-sudut jalan. Angkringan depan ESDM ini merupakan angkringan yang masih terus setia melayani pelanggannya.

Facebook Comments