Arem arem merupakan jajanan tradisional yang lengkap, ada nasi ada lauknya juga, dengan packaging yang praktis tidak mengotori atau merepotkan dan yang jelas “mengenyangkan” ^_^. Kalau seharian bepergian, kami sering bawa arem-arem untuk pengganjal perut, atau buat sarapan juga oke. Ini resepnya:
Bahan-bahan:
1. ½ kg beras
2. 800 ml air
3. 500 ml santan
4. ½ sdt garam
5. 2 lembar daun salam
6. 2 lembar daun pisang (potong seukuran + 20 cm x 15 cm)
7. Lidi (tusuk gigi) untuk penyemat
Bahan Isi:
1. 2 bh kentang, potong dadu kecil
2. 2 bh wortel, potong dadu kecil
3. ¼ kg daging atau hati sapi, iris kecil-kecil
4. 200 ml santan
5. 5 siung bawang putih
6. 5 siung bawang merah
7. 3 bh cabe besar
8. 10 bh cabe rawit (sesuai selera)
9. 2 lembar daun salam
10. ½ sdm gula pasir
11. Garam secukupnya
12. 3 sdm minyak goring
Isian:
1. Haluskan bawang putih, bawang merah, cabe besar dan cabe rawit.
2. Tumis bumbu yang telah dihaluskan dengan sedikit minyak, bila sudah wangi masukkan santan, daging/hati sapi, kentang, wortel dan daun salam.
3. Aduk-aduk hingga santan mulai mengering, kemudian tambahkan gula pasir dan garam secukupnya.
4. Masak kembali hingga santan mengering, sambil tetap diaduk perlahan agar isian tidak hancur.

Cara membuat:
1. Rendam beras di dalam air selama 1 jam. Setelah 1 jam buang air sisa rendaman beras.
2. Masak beras dengan air hingga setengah matang, sambil diaduk-aduk. Tambahkan santan, daun salam dan garam, masak hingga matang pulen.
3. Taruh sekitar 1 ½ sdm nasi yang sudah matang tadi diatas daun pisang, ratakan dengan sendok hingga ketebalan 1 cm, tambahkan diatasnya dengan isian secukupnya, timpa kembali dengan nasi. Kemudian kepal-kepal secara merata sampai isian tidak terlihat.
4. Gulung daun pisangnya hingga membentuk seperti lontong, semat kedua sisi daun pisang dengan lidi.
5. Terakhir, kukus arem-arem yang telah di bungkus dengan daun pisang selama 1 jam.
Nah Sahabat Puan, selamat mencoba.

Comments are closed.