Pada tahun 2016, usaha oleh-oleh bunda Dian merambah ke dunia kuliner, yaitu dengan membuka menu kuliner khas Jambi dengan label Pempek Ganteng. Ide membuka Pempek Ganteng datang dari sang suami dan bunda Dian sebagai pelaksana ide di lapangan. Peranan bunda Dian sebagai eksekutor ide di lapangan ini lah yang sangat vital. Sebab bunda Dian sama sekali tak memiliki kemampuan awal membuat pempek.
Maka, demi terlaksananya ide Pempek Ganteng tersebut, bunda Dian rela belajar membuat aneka olahan pempek sebagai makanan khas Jambi dan Palembang yang telah terkenal di nusantara itu. Bunda Dian awalnya belajar dari Youtube untuk membuat pempek sampai mencapai hasil yang sempurna. Masa belajar ini sekitar enam hingga tujuh bulan. Tak puas hanya belajar dari Youtube, bunda Dian belajar secara khusus membuat Pempek dengan mendatangkan pelatih dari Palembang.
Selesai kursus Pempek dengan pelatih dari Palembang, bunda Dian membutuhkan waktu hingga satu bulan untuk mencocokkan hasil belajarnya dengan penjualan Pempek. Pada kurun waktu itu bunda Dian berusaha mencocokkan antara menemukan resep yang pas, rasa, warna dan cara agar diperoleh hasil pempek yang enak dan bernilai jual tinggi serta tidak mengecewakan pembeli.
Selain lenjer, Pempek telur dan adaan merupakan dua produksi pertama dari Pempek Ganteng yang berhasil bunda dian eksekusi untuk merambah bisnis kuliner. Penjualan Pempek Ganteng yang sempat membuka restoran tersendiri ditambah dengan kuliner minuman dan kemplang ini, tentunya tidak cukup jika hanya ditangani oleh bunda Dian saja untuk memproduksi Pempek. Maka, karyawan yang khusus menjaga restoran Pempek Ganteng juga diajarkan pelan-pelan untuk membuat pempek, meskipun hanya sebatas pempek lenjer.
Kini, label Pempek Ganteng juga mulai dikenal luas dibawah naungan manajemen Jakoz. Sayangnya dikarenakan permasalahan lokasi, restoran yang menjual aneka olahan Pempek Ganteng ditutup, namun Pempek Ganteng tetap bisa dijual di gerai Jakoz baik secara online maupun offline. Saat ini, wisatawan domestik terutama, jika datang ke Jaloz tak lupa selalu memesan Pempek Ganteng.
Menariknya kini dua bisnis yang tengah melaju ada digenggaman bunda Dian dan suaminya. Untuk Pempek Ganteng, bunda Dian mengakui bahwa fokusnya pada produksi dan manajemen, sedangkan suami tetap pada branding dan system. Selama menangani dua tempat bisnis ini, bunda Dian sangat menikmati proses yang berjalan. Dari proses tersebut ia dapatkan makna perjuangan membangun bisnis dan kerjasama bersama suaminya.
