Kendatipun demikian, sosoknya bukan perempuan lemah dan suka bergantung, justru sebaliknya kuat dan mandiri serta cerdas tanpa harus jumawa dan memamerkan keberhasilan. Untuk itu bunda Dian berpesan kepada sahabat Puan sekalian, bahwa perempuan harus mandiri apapun yang terjadi. Untuk itu perempuan harus mau belajar segala hal yang dapat dijadikan sebagai keahlian mengembangkan ekonomi.
Ini sebagai antisipasi jika ada kemungkinan suami tidak bekerja karena alasan kesehatan, atau suami meninggal dunia. Maka perempuan harus punya keahlian untuk menopang ekonomi keluarga, sebab tidak ada yang dapat menjamin masa depan. Baginya Setiap perempuan memiliki potensi untuk berkembang tergantung secara mental, apakah individu perempuan tersebut mau mengekplorasi kemampuannya untuk menjadi perempuan yang mandiri. Jika orang lain mampu menjadi perempuan mandiri, mengapa kita tidak.

Nama : Dian Prihati
Tempat tanggal Lahir : Blora, 5 Oktober 1974
Suami : Berlian Sentosa
Anak : Dua anak Perempuan
Pendidikan : Akuntansi UPN Yogyakarta
Pengalaman Kerja : Kepala Cabang Primagama di Solo (2001-2007), Kepala Cabang Primagama Papua (2000)
