Monday, May 10, 2021
Home > Gaya Hidup > Tips & Trik > Etika Pertemanan yang Perlu Anda Ketahui

Etika Pertemanan yang Perlu Anda Ketahui

Etika Pertemanan yang Perlu Anda Ketahui

Menjalin hubungan pertemanan merupakan fitrah manusia sebagai makhluk sosial yang tak terelakkan.  Sebab kita perlu berinteraksi dengan sesama.  Interaksi tersebut akan bermanfaat bagi kehidupan, juga bagi pengembangan kepribadian. Peradaban manusia berkembang mencapai kemajuan pesat karena interaksi manusia di dalamnya dalam berbagai bidang maupun aspek. Interaksi yang paling dominan  dalam perkembangan peradaban manusia, yaitu melalui bentuk hubungan pertemanan.

Mustahil sekali jika seseorang mengaku tidak membutuhkan teman, bukan? Jika ada yang dengan bangganya mengaku demikian, sudah dapat dipastikan bahwa orang terebut mengalami kemunduran dalam kepribadian dan perkembangan hidup. Barangkali, Seseorang tersebut adalah manusia di zaman batu yang tersesat di era ini. Menyedihkan sekali hidup tanpa seorang. Juga menyedihkan bila hidup hanya memiliki beberapa teman saja di dunia.

Meskipun sebagian orang menjalin hubungan pertemanan hanya untuk kepentingan sesaat, sebaiknya kita tidak mengikuti pola pertemanan seperti itu. Maka dari itu, menjalin hubungan pertemanan tidak mudah bagi sebagian orang lainnya. Pertimbangannya ada pada hubungan pertemanan  yang menuntut pemahaman bersama akan makna pertemanan. Diperlukan empati yang tinggi, toleransi, juga etika agar pertemanan kita terjalin langgeng sampai akhir hayat dan tidak bertumbuh menjadi batu sandungan satu sama lain.

Ketika menjalin hubungan pertemanan, kita kadang kerap lupa diri menempatkan diri di posisi “teman”. Kemudian tanpa disadari, teman merasa tersinggung, terhina, dan tersakiti oleh perilaku, ucapan, san sikap kita. Hal ini dapat menyebabkan jalinan pertemanan menjadi riskan untuk dilanjutkan lebih baik. Sayang, bukan? Apalagi jika kita telah menjalin pertemanannya terlalu lama. Sejak kecil misalnya, mulai dari masa sekolah, bertetangga rumah, dan lain-lain.

Agar jalinan pertemanan kita tidak begitu terancam putus dan rusak, ada baiknya simak tips berikut ini!

  1. Jangan bossy

Katanya sih berteman, tetapi kita merasa paling tua, paling besar, paling kaya, paling pintar, paling berpangkat, paling cantik dan paling segalanya. Kemudian dengan seenaknya menganggap teman kita berada pada ukuran yang lebih rendah di bawah kita. Biasanya si bossy – sebutan bagi individu yang merasa paling super itu – akan memperlakukan temannya sebagai bawahan, sebagai budak, sebagai hamba yang harus menyembah dan menyanjungnya.

Facebook Comments