Guru berusia 27 tahun ini mengunggah cuplikan album musik berjudul “Sendja Djiwa” yang dimainkan bersama grup musiknya. Menariknya, lirik yang ditampilkan di instagramnya menunjukkan seolah-olah dia akan pergi.
“Satu, satu pergi…. satu, satu hilang….”bunyi lirik di lagu tersebut yang diunggah 3 Januari 2018.
Menurut murid-murid dan rekan sekerjanya sebagaimana dilansir para awak media, Guru Budi memang dikenal piawai bermain alat music, seperti biola. Bahkan, video saat dia bermain biola menyebar viral di media sosial. Di akun instagramnya, dia kerap mengunggah aksinya bermusik.
Selain piawai bermusik, Guru Budi juga mahir melukis. Tak salah, kalau dia diangkat menjadi Guru Bidang Studi Seni dan Budaya. Dia juga pernah mengunggah karya-karya lukisnya beraliran surealis. Guru Budi juga aktif mengikuti sejumlah pameran lukis bersama pelukis-pelukis lainnya. Penyair D. Zawawi Imron pun membeberkan fotonya saat bersama Budi.
Peluncuran
Peluncuran buku yang ditaja oleh Sanggar GENERASI Medan ini akan diisi beberapa kegiatan. Sejumlah orang sudah menyatakan kesediaannya memberikan testimoni, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, doa bersama, dan tentu saja lelang buku.
Wakil Wali Kota Medan Ir. Akhyar Nasution, M.Si. bersedia memberikan testimoni mewakili warga kota Medan. Apalagi, penerbitan buku ini dilakukan di Medan. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs. Hasan Basri dan Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Sumatra Utara Dr. Ir. Hidayati, M.Si., juga akan memberikan testimoni mewakili tokoh pendidik dan budaya.
Pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kepala Balai Bahasa Sumatra Utara Dr. Fairul Zabadi juga akan memberikan testimoni. Begitu juga Ikrimah Hamidy, S.T., M.T., serta ketua dewan kesenian setempat.
Untuk pembaca puisi, penyair Roslan Madun dari Malaysia menyatakan kesediaannya untuk datang dan membaca puisi. Begitu juga penyair Siwi Widjayanti, telah memesan tiket pesawat dari Jakarta untuk sengaja menghadiri acara ini. Sementara, Mulia Akcin, kontributor puisi dari Jerman mengutus keluarganya untuk tampil membaca puisi.
Pengisi acara lainnya, Sanggar Rumput Hijau Binjai, Sanggar Techno’s Percut Sei Tuan Deliserdang, pakar politik Shohibul Anshor Siregar, pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu, Lampung, Suchairi Sibarani, mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Umar Zein, dan sebagainya. Bahkan, Wan Hidayati, Ikrimah Hamidy, dan Hasan Basri tidak hanya akan memberi testimoni, tetapi juga bakal membacakan puisinya.
Donasi
Peluncuran buku antologi puisi “Sendja Djiwa Pak Budi” juga sekaligus awal pengumpulan donasi untuk keluarga almarhum Achmad Budi Cahyanto. Hal ini sesuai dengan tema kegiatan, yaitu “Berpuisi dan Beramal, Mengetuk Nurani”.
