Monday, May 25, 2026
Home > Literasi > Opini/esai > IDEALITAS SUPERIORISME PEREMPUAN FIKSI DAN FAKTAWI: Pramoedya A.T. tentang Nyai Ontosoroh dan Kartini

IDEALITAS SUPERIORISME PEREMPUAN FIKSI DAN FAKTAWI: Pramoedya A.T. tentang Nyai Ontosoroh dan Kartini

kebaya indonesia

Sejak tahun 2008 hingga saat ini, masih suntuk berproses di bidang sastra bersama siswa-siswi di kelas ekstra sastra di SMP N I Karangmojo, SMP N I Ponjong, KOPISAJI; SMA N I Wonosari, SMP N I Wonosari, dan beberapa bengkel sastra yang secara temporal mengundangnya berbagi. Beberapa hasil buku dari hasil binaan dan editorialnya adalah, Biarlah Kupu-Kupu Mengajariku, Mengejar SMP Impian, Metamorfosis, Pesan dari Surga, Gendhing Jawa dan Sebutir Tasbih, Darah Rasulan, Senja di Pentas Seni, Bulan Berdarah, Sepucuk Suratku Untukmu, dan Sekolah Ampuh.

Prestasi yang memberikan kesan khusus bagi penulis:

  • Tahun 2000, menjadi satu-satunya pemenang perempuan dari dua belas pemenang lainnya, dalam lomba esai sastra, memperingati seratus tahun sastra Indonesia Yogya, diadakan oleh DKY, bekerja sama dengan TBY dan PPKPS UGM.
  • Tahun 2004 dan tahun 2007, esainya terpublikasi dalam Jurnal Sastra Asia Tenggara asuhan MASTERA (Majelis Sastra Asia Tenggara); Pangsura, berkedudukan di Brunei Darussalam.
  • Awal tahun 2005, salah satu cerpennya masuk dalam cerpen terbaik 2004, antologi Dokumen Jibril terbitan HU Republika.
  • Mei 2005, antologi cerpen tunggalnya Resepsi Kematian, dengan kata pengantar Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo (Gubes Sastra UGM), telah diluncurkan penerbit Adi Wacana Group, Yogyakarta.
  • Tahun 2006 kembali memasuki bangku belajar di Fakultas Sastra dan Budaya, Sastra Inggris-S1, UTY (Universitas Teknologi Yogyakarta) atas beasiswa dari Yayasan Sekolah Tinggi Indonesia-Netherland (STS) Stichting Thepass Seket, berkedudukan di Leiden, (kemudian pindah ke Leiderdorp), Belanda sampai Oktober 2011.
  • Tahun 2007, antologi cerpen berikutnya Orang Gila Dilarang Tertawa diterbitkan dengan mendapat kata pengantar antara lain dari Prof. Dr. Melani Budianta (Gubes Sastra UI).
  • Mei 2008 menjadi pemenang III Lomba Penulisan Cerpen Bahasa Indonesia tingkat mahasiswa dalam rangka satu dasawarsa Fakultas Sastra UAD dan Hardiknas.
  • Tahun 2010, lima puisinya terpublikasi dalam buletin Tugu, YOGYAKARTA.
  • Oktober 2009 menjadi pemenang karya favorit tingkat mahasiswa dalam Lomba Menulis Cerita Pendek Tingkat Nasional Lip Ice-Selsun Golden Award 2009, terpublikasi dalam antologi cerpen Mencari Wajah Ibu.
  • Tahun 2011 menulis skenario dan menjadi sutradara fragmen pendek “Pahlawan Keluarga” dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat SMA, menyabet juara III.
  • Tahun 2011 esainya terpublikasi dalam buku Indonesia Memahami Kahlil Gibran, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia, Jakarta.
  • Oktober 2011, untuk kedua kalinya menjadi Pemenang Karya Favorit tingkat mahasiswa dalam Lomba Menulis Cerita Pendek Tingkat Nasional Lip Ice-Selsun Golden Award 2011 terpublikasi dalam antologi cerpen Musim Kesunyian.
  • Oktober 2011 cerpennya terpublikasi dalam antologi cerpen nominasi lomba cerpen tingkat mahasiswa STAIN Purwokerto, Lelaki yang Dibeli,
  • Maret 2012, puisinya masuk dalam antologi Di Pangkuan Yogya, ajang lomba menulis puisi Ernawati Literary Foundation.
  • April 2012, menerbitkan buku antologi cerpen ke-3 Perempuan Berlipstik Kapur, dengan pengantar antara lain Prof. Dr. Faruk (Gubes FIB UGM) diterbitkan Andi Publiser.
  • Mei 2012, kembali menulis naskah dan menjadi sutradara drama Tradisional dan Modern yang dimainkan siswa-siswi SMA N 1 Wonosari dalam ajang FLS2N Dinpendkebpora Kabupaten Gunungkidul dan menyabet gelar pemenang ke-2.
  • September 2012, kembali memasuki bangku kuliah tingkat pascasarjana, Fakultas Ilmu Budaya jurusan Sastra, Universitas Gajah Mada.
  • Pada 8 November 2012, dianugrahi gelar “Sastrawan Indonesia” bersama kritikus, peneliti, dan sastrawan lainnya oleh YASAYO ( Yayasan Sastra Yogya; didirikan oleh Gubes UGM; Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo), bekerja sama dengan PKKH (Pusat Kesenian Koesnadi Hardjo Sumantri).
  • Juli 2015, tanggal 09, lulus dari S2 UGM dengan mempresentasikan thesis Negosiasi Perempuan Untuk Bertahan Dalam Wild Swans Karya Jung Chang dengan nilai A.
  • Agustus 2015 menerbitkan buku antologi puisi tunggal berjudul Perjodohan Matahari, diterbitkan oleh Gambang Buku Budaya, Yogyakarta.

 

Translate »