Monday, May 10, 2021
Home > Literasi > Opini/esai > Ada Apa dengan Helm?

Ada Apa dengan Helm?

Siapa yang tak tahu dengan helm. Topi pelindung kepala yang dibuat dari bahan tahan benturan. Selain digunakan oleh tentara, pekerja tambang, anggota barisan pemadam kebakaran, penyelam sebagai bagian dari pakaian, helm juga digunakan oleh pengendara roda dua.  Sebab menggunakannya saat berkendara merupakan salah satu kewajiban yang harus ditaati.

Kenyataannya, tak sedikit pula warga masyarakat yang melanggar. Kesadaran memakai helm untuk tertib berlalu lintas belum sepenuhnya dipahami. Padahal, peraturan tersebut dibuat bukan tanpa alasan, yakni demi kebaikan bersama. Jika pengendara motor mengalami kecelakaan, helm tetap mampu melindungi kepala dari benturan aspal atau benda-benda lainnya.

Hampir semua orang pernah menggunakan helm, apalagi mereka yang memiliki kendaraan bermotor. Tak heran jika tukang ojek – mulai dari yang offline hingga online – juga siaga menyediakan helm khusus untuk pelanggannya. Bila ditilik lebih jauh, sebagian pelanggan jasa ojek pun masih ada yang tidak mau memakai helm. Helm yang diberikan tukang ojek malah dipegang dan tidak dipakai.

Tidak hanya itu, di jalan raya di Kota Jambi, kota yang konon merupakan Kota Beradat, saya kerap mendapati anak-anak muda hingga orang tua yang dengan sengaja tidak memakai helm. Ada yang helmnya digantung saja, ada pula yang memang sama sekali tidak mau membawanya. Ada pula yang beralasan bahwa perjalanan yang dilangsungkan sangat dekat, jadi tak perlu memakai helm. Padahal, tak ada jaminan bahwa perjalanan dekat tanpa memakai helm akan menyelamatkan seseorang hingga sampai ke tujuan.

Kesengajaan tidak memakai helm ini pun bermacam-macam alasannya. Saya pernah mencoba melakukan investasi kecil-kecilan terhadap beberapa remaja era milenial. Alasannya mengejutkan. Beberapa remaja ini memang sengaja tidak mau memakai helm karena ingin memamerkan parasnya untuk mendapatkan kekasih. Istilah kerennya CPCP (Curi Pandang Curi Perhatian). Namun, bila ada polisi, remaja-remaja ini akan memakai helm karena takut terciduk razia.

Facebook Comments