Tuesday, June 2, 2026
Home > Gaya Hidup > Tips & Trik > Anda, Para Istri Korban Pelakor? Simak Tips Berikut!

Anda, Para Istri Korban Pelakor? Simak Tips Berikut!

pelakor

Langkah ini justru membuat publik muak dan hilang simpati terhadap Anda. Terlebih suami dan keluarga suami. Anak-anak juga kasihan jika suatu saat melihatnya. Disamping itu, gosip akan semakin menyebar, keluarga Anda dan isinya makin transparan ditelanjangi orang lain.

Lebih baik selesaikan masalah secara tertutup dan kekeluargaan yang mengedepankan dialog santai. Biarkan orang lain tidak tahu dan hanya menduga-duga! Tindakan ini jauh lebih baik dan terhormat.

  1. Jangan meminta pasangan anda untuk “Pilih aku atau dia” !

Ketika suami sedang kepincut dengan pelakor, yang terbaik di mata suami hanyalah si pelakor. Jika dalam keadaan demikian, istri korban pelakor melontarkan pertanyaan: “Pilih aku atau dia?” Jawabannya sudah pasti si suami akan lebih memilih si pelakor. Daripada melontarkan pertanyaan terebut, akan lebih baik jika Anda memegang kendali untuk berperilaku yang baik. Bersikaplah tenang dan tidak meledak-ledak! Selesaikan masalah dengan baik-baik!

  1. Tidak memprovokasi anak-anak untuk membenci ayahnya atau pelakor.

Tindakan ini penting. Sebab jika anak-anak terus diprovokasi untuk membenci sang ayah dan pelakor, kejiwaan anak-anak akan terganggu. Dalam hatinya, akan tumbuh dendam tak berkesudahan. Kondisi seperti ini tidak menuntup kemungkinan suatu saat nanti akan berbalik menyerang ibunya.

Lebih baik anak-anak diberi tahu secara baik-baik apa yang terjadi dengan keluarganya. Biarkan mereka memilih apa yang terbaik untuk mereka lakukan! Tidak seharusnya jiwa polos mereka disemai dengan kebencian orang dewasa.

  1. Hiduplah sewajarnya, tak usah berpura-pura bahagia ketika suami jatuh ke pelukan Pelakor!

Para istri korban pelakor yang mencari pelampiasan lebih suka berpura-pura bahagia.  Ketika suami jatuh ke pelukan pelakor, biasanya suami lebih senang menghambur-hamburkan uangnya. Untuk membalas sakit hati tersebut, ada pula laku beberapa istri yang berfoya-foya demi menepis rasa sakit hati yang demikian dalam, yakni dengan cara karoke bersama teman, shopping di luar batas, piknik, dan lain-lain. Pikiran mereka beranggapan “Daripada uang digunakan untuk membiayai pelakor, lebih baik dihabiskan sendiri saja.”

Tindakan pura-pura bahagia justru akan menyisakan lubang yang semakin besar dan tak terselesaikan. Sebab Anda telah menipu diri sendiri. Perempuan kuat dan tabah akan terlihat luar biasa justru tanpa harus menipu diri sendiri atau memanipulasi keadaan. Bersikaplah tenang dan santun! Selesaikan masalah pribadi dengan tidak melibatkan pencarian simpati public.

Translate »