Halaman: 1 2
Mengajak bayi untuk bepergian jauh melalui jalan darat memang bukan perkara mudah. Banyak ibu yang ragu untuk mengajak bayinya bepergian karena beberapa alasan. Kondisi fisiknya yang rentan akan penyakit, membuat para ibu khawatir mengajak bayi mereka bepergian. Selain itu banyak mitos yang juga memengaruhi ibu untuk mengajak serta bayi mereka jala-jalan. Berikut rahasia, agar para ibu dan bayinya nyaman berpetualang ke tempat-tempat baru.
Baca juga: Trik Mengambil Hati Balita
1. Pastikan bayi dalam kondisi sehat
Efektifnya bayi baru bisa dibawa bepergian jauh dengan perjalanan darat di saat berusia di atas tiga bulan. Karena daya tahan tubuhnya yang sudah cukup baik. Kendati demikian, sebelum mengajak bayi anda bepergian pastikan dia dalam kondisi sehat. Jangan memaksakan mengajak bayi anda di saat dia deman atau pun batuk pilek. Karena akan beresiko memperburuk kondisi kesehatannya. Jika tetap bersikukuh membawa bayi berusia di bawah tiga bulan, mungkin bisa ke lokasi yang cukup dekat dari rumah dan kondisi yang sehat. Usahakan mengajak bayi di ruang terbuka jika cuaca tidak terlalu panas dan tidak hujan. Kegiatan olahraga pagi bisa menjadi alternatif pilihan jika berniat mengajak bayi anda jalan-jalan. Nuansa sejuk di taman dengan berbagai macam pohon dan bunga, baik untuk merangsang indera penglihatan bayi.
2. Bawa perlengkapannya
Pastikan membawa semua perlengkapannya, di antaranya popok, baju ganti bayi, air bersih, tisu basah, tisu kering, minyak kayuputih, baby oil, dan beberapa mainannya jika nanti dia rewel selama perjalanannya. Bagi bayi yang sudah membutuhkan makanan tambahan, pastikan membawa makanan untuknya. Untuk bepergian, bisa ditoleransi menyiapkan makanan siap saji bayi yang dijual dalam kemasan. Karena tentu merepotkan jika harus memasak makanan bayi selama perjalanan.
Baca juga: Cara Membuat Koper atau Tas Memuat Banyak Baju untuk Bepergian
3. Persiapkan dan kenali tempat tujuan
Usahakan menggali informasi sebanyak mungkin tempat yang akan dikunjungi, bisa terkait penginapannya yang nyaman, dan juga kondisi cuaca, tempat makan dan jarak tempuh secara detail. Informasi ini sangat berguna bagi para ibu yang akan mengajak bayinya bepergian. Bisa juga memberitahu kepada petugas hotel atau pun tempat wisata bahwa kita akan membawa bayi ke sana.
4. Hindari tempat yang terlalu ramai
Suasana yang bising dan ramai tentu saja membuat bayi tidak merasa nyaman. Jika tujuan yang akan dikunjungi memang merupakan tempat yang ramai, hindari membawa bayi anda turut serta. Suara yang keras tentu saja mengganggu bayi anda, dan dapat berakibat fatal rusaknya gendang telinga bayi anda. Berhati-hatilah, jika bayi berada dalam kondisi bising dan ramai. Jika Shabat Puan memang harus mengunjungi tempat-tempat yang bising, jangan paksakan membawa bayi.
