Thursday, May 6, 2021
Home > Literasi > Cerita > Godaan Kartu Seluler Murah

Godaan Kartu Seluler Murah

Cerpen Minggu Godaan

Kepada teman sekamarnya, dengan penuh kekesalan, Safira berkesah, kartu seluler yang baru ia beli kemarin sinyalnya tak bagus. Ia bilang, sebentar sinyalnya timbul, sebentar kemudian tenggelam. Sebentar naik, sebentar turun. Padahal, pada kemasan kartu yang baru ia beli itu, jelas-jelas tertulis Jaringan yahud, internet supercepat! Malahan pagi ini, ia sama sekali tak bisa berbuat apa pun, terutama mengakses internet yang menjadi kegemarannya tiap bangun tidur.

Sembari mengotak-atik ponsel agar sinyalnya kembali timbul, Safira terus meluapkan rasa kesalnya. Padahal, kartu yang ia beli itu memiliki paket data sebanyak 8 gigabyte untuk akses internet, 360 menit untuk nelepon, dan 500 bonus SMS. “Jika terus seperti itu atau sering-sering seperti itu, apa gunanya kartu itu dipertahankan,”  ucapnya.

Lebih lanjut, Safira berkeluh kepada teman sekamarnya. Padahal kemarin,  ia masih bisa mengakses internet dengan sangat cepat, lalu bertelepon dengan sangat lancar tanpa sinyal yang ngadat-ngadat.

Safira menjelaskan, ia sudah me-restart dan memeriksa kondisi ponselnya dan sudah mengecek kondisi fisik kartunya. Semua, kata dia, baik-baik saja. Tak ada yang bermasalah. Ia mengaku sudah berkonsultasi dengan operator pusat layanan pelanggan kartu selulernya, dan dinyatakan bahwa baik kartu maupun ponselnya, baik-baik saja.

Safira memang suka ber-online ria dengan ponselnya. Ia juga suka teleponan di kala malam dengan beberapa pria. Sesekali, ia juga harus membalas SMS dari beberapa sejawat yang tak punya medsos seperti dirinya. Baginya, berkirim pesan via SMS terasa jadul dan menyebalkan.

Meski gaya hidup Safira sudah sangat sosialita, dengan alergi tinggi terhadap ketertinggalan sesuatu hal baru, ia sangat irit dalam urusan mengeluarkan duit. Ia sangat teliti menimbang-nimbang pengeluaran untuk suatu tujuan. Termasuk urusan kartu seluler untuk ponselnya.

Facebook Comments