Halaman: 1 2
Hingga saat ini, Azmiah sudah mengumpulkan setidaknya 20 motif kreasi yang akan dia patenkan. Di antaranya motif Kaca Piring, Pucuk Rebung, Capung, Awan Berarak, Candi Muaro Jambi, Bulan Sabit, Ikan Sepat dan Daun Sirih. Beberapa batik tulis tersebut telah disimpan sebagai koleksi Honimen Museum and Gardens, Forest Hill, London, dan Trouven Museum di Belanda.
Saat ini batik tulis Jambi mulai kehilangan generasi penerus. Selain banyak pengrajin yang beralih ke batik cap, para generasi muda pun jarang ada yang mau menekuni kegiatan membatik tersebut. Azmiah mulai menularkan kecintaan terhadap batik tulis kepada dua orang puterinya: Dita dan Ayu. Mereka kini sudah mahir membatik. Bahkan Dita gencar melakukan promosi batik tulis Jambi ke berbagai media sosial.
“Saya punya cita-cita mengajak remaja perempuan yang putus sekolah atau pun yang nganggur untuk belajar membatik. Dan berharap mereka yang akan menekuni usaha ini di masa yang akan datang. Jangan sampai batik tulis Jambi akan menjadi kenangan,” ujarnya.

