Wednesday, May 19, 2021
Home > Literasi > Opini/esai > Hijab, Identitas Perempuan Muslim?

Hijab, Identitas Perempuan Muslim?

perempuan Yahudi, perempuan Nasrani di jazirah Arab, sudah menggunakan hijab atau kerudung penutup kepala

Kamu tambah cantik deh kalo ber-hijab.

Hmmm.. tujuannya ber-hijab biar tambah cantik atau buat ibadah ya?!” jawab saya spontan.

Ketika ada teman atau keluarga yang berpendapat seperti itu, kalimat pamungkasnya biasanya adalah “Mudah-mudahan kamu dapat hidayah”. Well, itu adalah kalimat andalan yang paling sering diucapkan orang-orang sekitarku ketika mereka kehabisan kata-kata untuk meyakinkan agar  saya menjadi ‘lebih baik’ versi mereka.

Hidayah?

Saya tidak tau hidayah itu seperti apa rasanya dan bagaimana bentuknya. Setiap orang yang saya tanya pun tidak pernah bisa menjelaskan dengan sempurna. Apakah itu sekedar justifikasi saja bagi orang-orang yang merasa telah melakukan suatu tindakan yang dirasa baik oleh mereka? Agar mereka merasa nyaman atas pilihannya. Apakah itu seperti rasa ketika anda bersemangat bangun dipagi hari karena akan bertemu dengan pujaan hati yang lama tak bersua? Atau seperti ibu hamil yang ngidam pengen makan durian dan dalam sekejab durian tersebut telah tersaji dihadapannya.

Saya juga bisa meng-klaim mendapatkan hidayah ketika saya memberikan pinjaman uang ke teman yang butuh buat beli beras. Atau saya memborong semua koran yang dijual oleh anak kecil di perempatan lampu merah karena merasa iba. Itu bisa juga hidayah kan? Keinginan spontan untuk melakukan sesuatu hal yang baik.

Pernah suatu kali, seorang teman mengajak anak perempuannya yang berusia sekitar 6 tahun ke tempat kerja. Anak tersebut menggunakan hijab. Dia membisikkan sesuatu ke telinga ayahnya. Kemudian ayahnya, yang teman saya menyampaikan ke saya “Tante orang mana? (suku apa maksudnya)” Saya jawab suku Jawa. Sejurus kemudian anak itu bertanya kembali melalui ayahnya, agama saya apa? Saya tidak menjawab, hanya tersenyum dan berkata “Kenapa tanya agama tante apa?” Dan anak teman saya bilang, kalau Islam kenapa tidak pake jilbab? Mendengar pertanyaan tersebut, saya tidak kaget, kembali saya tersenyum. Saya kemudian balik bertanya, pernah melihat orang Kristen pake jilbab? “Enggak” jawabnya. “Orang Kristen ada juga yang pake jilbab lho, namanya biarawati” Sengaja saya menggunakan istilah Kristen, karena kalau saya menggunakan Katholik, mungkin tidak familiar bagi anak usia tersebut. Belum sempat saya menjelaskan lebih panjang lagi, anak tersebut sudah diajak pergi oleh ayahnya. *senyum

Facebook Comments