Thursday, May 6, 2021
Home > Gaya Hidup > Jalan-jalan > Wisata Kalbu di Masjid 1000 Tiang Jambi

Wisata Kalbu di Masjid 1000 Tiang Jambi

Wisata Kalbu di Masjid 1000 Tiang

 

Wisata Kalbu di Masjid 1000 Tiang
tiang-tiang berlapis tembaga

Senja itu, kami sengaja singgah ke masjid kebanggaan kota Jambi. Masjid agung Al-Falah atau yang dikenal dengan julukan Masjid Seribu Tiang. Masjid ini berada tepat di jantung kota Jambi dan bersebelahan dengan pasar tradisional yang juga merupakan ikon kota Jambi, pasar Angso Duo. Meski dikenal dengan julukan masjid 1000 tiang, ternyata berdasarkan Wikipedia jumlah tiangnya hanya 256 buah. Dibutuhkan waktu selama sembilan tahun untuk membangun masjid ini, yaitu awal pembangunan di tahun 1971. Masjid ini memiliki konsep pendopo terbuka dengan berjejer tiang penyangga yang dipercantik dengan kubah raksasa berwarna putih.

Sekeliling masjid dibangun pagar pembatas dan kolam ikan yang memanjang. Karena kebetulan membawa anak-anak, kolam ikan itu ternyata efektif membuat mereka tidak bosan. Disediakan kantong-kantong plastik berisi pakan ikan dan sebuah kotak infak di sebelahnya. Pengunjung bisa mengambil sekantong plastik pakan-pakan ikan tersebut, sembari berinfak. Jika mengajak buah hati untuk berwisata religi ke masjid ini, pilihlah waktu yang tidak menggangu jemaah melakukan ibadah. Sore hari selepas sholat ashar menjadi pilihan yang tepat. Terlihat beberapa jemaah saja merebahkan tubuhnya di sisi belakang masjid.

Wisata Kalbu di Masjid 1000 Tiang
mimbar masjid

Masjid ini berukuran besar, dikarenakan tanpa sekat dinding dapat menampung hingga 10 ribu jemaah. Wajar saja, jika pada sholat idul fitri dan idul adha masjid ini menjadi tempat sholat yang dipenuhi hampir seluruh masyarakat kota Jambi dari segala penjuru. Tiang-tiang yang menyangga bangunan masjid ini terbuat dari material beton bertulang. Jarak antara tiang satu dengan yang lain cukup dekat, berwarna putih dan memiliki wujud yang ramping membentuk ornamen dan keunikan tersendiri pada masjid ini.

Facebook Comments

Comments are closed.