Monday, May 10, 2021
Home > Dapur Puan > Kuliner > Donat Green Tea yang Aduhai

Donat Green Tea yang Aduhai

donat greentea

Suatu ketika, saya bertemu dengan teman-teman di cafe Simon & Sons yang berada di Jamtos. Kebetulan di sana sedang ada promo. Beli dua cake gratis segelas minuman. Karena kebanyakan menu yang ada adalah makanan khas luar negeri, saya pun tertarik memesan dua donat: donat keju dan donat green tea. Selain makanan ini memberikan banyak kenangan saat waktu kecil, saya sungguh penasaran dengan donat green tea.

Donat yang dipesan belum kunjung tiba. Sambil mengobrol di sela-sela waktu, ingatan masa kecil saya berlarian dalam kepala. Dulu, ibu sering membuatkan donat kentang untuk keluarga. Donat bisa dibilang makanan yang sudah akrab di keluarga kami. Saya tiba-tiba ingat perkataan ayah bahwa makanan yang berbentuk cincin ini diciptakan oleh seorang kapten kapal asal Denmark, yang bernama Hanson Gregory.

Selain ingatan masa kecil, bayangan akan hamparan kebun teh yang luas mengganggu pikiran. Saya tiba-tiba membayangkan sedang berada di bawah kaki Gunung Kerinci yang dipenuhi hijau kebun teh. Ah, aneh sekali. Beberapa bayangan yang menggoda ini terasa benar-benar nyata tatkala donat green tea berada di depan mata. Simon & Sons memang jagonya cafe yang menyajikan roti-rotian atau kuliner khas luar negeri.

Ukuran donatnya tidak sekecil donat-donat yang bisa didapatkan di warung biasa. Kira-kira tiga kali lebih besar, yang dietakkan di atas piring melamin berwarna putih. Tampilan donat ini pun sangat menarik. Di atas donat, ada cream berwarna hijau muda, yang ternyata berasa teh hijau. Aroma teh hijaunya juga kentara. Di atas cream hijau ini dibubuhi taburan kacang yang setengah halus, juga ada tiga batang cokelat kecil segi empat berwarna hijau yang spesial disajikan di atasnya. Kemudian, untuk menambah manis, ditaburi sedikit gula pasir bubuk.

Facebook Comments