Thursday, May 6, 2021
Home > Lingkungan > Belajar Sanitasi di Pringsewu

Belajar Sanitasi di Pringsewu

Belajar Sanitasi di Pringsewu

Dua belas perwakilan pemerintah Kabupaten Sijunjung dan Padang Pariaman, Sumatra Barat melakukan kunjungan belajar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) di Provinsi Lampung, Senin (19/12). Rombongan belajar dibagi menjadi dua tim, yakni di Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Sijunjung dan Padang Pariaman didampingi tim Voice for Change Advocacy yang terdiri dari SNV, Mitra Bentala, YKWS, LP2M dan PKBI Sumatera Barat. Tujuan kunjungan belajar tersebut untuk menggali informasi tentang pelaksanaan program STBM di Kabupaten Pringsewu dan Lampung Selatan dalam rangka percepatan target universal akses bidang Sanitasi.

Tim yang berkunjung di Kabupaten Pringsewu disambut langsung oleh Wakil Bupati selaku ketua Satgas Gebrak ODF Kabupaten Pringsewu, Dr. Fauzi. Dalam sambutannya, Fauzi mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Pringsewu sedang melakukan gebrak jambanisasi untuk menyelesaikan persoalan prilaku BABS (Buangan Air Besar Sembarangan).

“Sanitasi merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, prilaku BABS harus dihentikan karena akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Dengan upaya Gebrak ODF melalui pendekatan STBM saat ini sudah 96,94 % masyarakat di Pringsewu yang memiliki dan mengakses jamban sehat dan tidak BABS,” ungkap Fauzi.

Dari sembilan kecamatan di Pringsewu, sudah dua kecamatan yang telah ODF, yaitu Pagelaran dan Pagelaran Utara. Menyusul tujuh kecamatan lainnya dalam beberapa hari ke depan. Keberhasilan Pringsewu dalam mendorong percepatan universal akses bidang sanitasi khususnya pencapaian pilar satu STBM untuk stop BABS didukung dengan adanya regulasi yang dibuat, kelembagaan yang kuat, dan saling bersinergi serta anggaran yang bersumber baik dari APBN dan APBD.

“Pringsewu berkomitmen akan ODF di akhir Desember 2017 dan akan dideklarasikan sebagai kabupaten ODF pada tanggal 29 Desember mendatang,” Fauzi menambahkan.

Facebook Comments