7. Pelatihan Produksi Film Pendek
Kegiatan ini difasilitasi oleh John Steven Rogi dari Balobe Fotografi Papua, dengan peserta kegiatan berjumlah 20 orang. Materi kegiatan ini terfokus pada apresiasi film, teknik penulisan skenario, dan teknik sinematografi. Kegiatan ini bertempat di Aula Balai Bahasa Papua. Terlaksana satu kali pada pada Februari 2016. Sementara di tahun 2017 ini, pelatihan penulisan skenario film pendek telah diselenggarakan di bulan September, dengan mengangkat tema film perjuangan anak-anak muda Papua untuk menjadi penulis.
8. Kafe Sastra
Kafe sastra merupakan hasil kerja sama antara Sekolah Menulis Papua dengan Hotel Grand Abe, Abepura. Dalam kerja sama ini, Sekolah Menulis Papua menyiapkan tema, pemateri, dan mengundang peserta. Sementara pihak hotel menyediakan tempat dan perlengkapan sound system secara gratis.
9. Teater Sekolah Menulis Papua
Teater Sekolah Menulis Papua merupakan kegiatan kampanye literasi dalam bentuk seni panggung. Isu-isu yang diangkat di dalam pementasan teater merupakan isu-isu lokal Papua, seperti isu sosial, budaya, pendidikan, juga lingkungan, termasuk isu cendrawasih. Salah satu yang sudah pernah dipentaskan adalah “Cendrawasih”, berkisah tentang terancamnya populasi cendrawasih akibat perburuan dan rusaknya habitat hutan. Pentas tersebut digelar pada tanggal 25 Maret 2017 dalam rangka 60+ Earth Hour WWF, di Kampung Rhepang Muaif, Distrik Nimbokrang, Jayapura.
10. Para-para Literasi Papua
Para-para Literasi Papua merupakan kegiatan tahunan yang didesain untuk memperingati Bulan Bahasa, yaitu Oktober. 1Kegiatan ini melibatkan berbagai komunitas seni di Papua untuk menampilkan karya terbaiknya. Para-para Literasi didesain dalam bentuk pameran foto, bedah film, diskusi buku, lomba puisi, dan pagelaran seni. Isi kegiatan bersifat fleksibel.
Kegiatan Para-para Literasi Papua bertujuan untuk kampanye literasi dalam arti luas. Para-para Literasi Papua I diselenggarakan pada 28 Oktober sampai dengan 10 November 2016. Kegiatan ini bertempat di dua lokasi, yaitu Balai Bahasa Papua dan Kafe Sentani Purnama Resto. Pada tahun 2017, Para-para Literasi Papua II diadakan pada 31 Oktober bertempat di Sundshine Cafe and Library, Jayapura. Isi kegiatan antara lain, menulis puisi bersama, penampilan musikalisasi puisi, dan pembacaan buku
Sekolah Menulis Papua memang tak pernah bermain-main dalam berliterasi. Hingga kini terhitung total 1.065 orang penerima manfaat langsung dan 30 perpustakaan sekolah SLTA se-Jayapura dan komunitas literasi penerima buku-buku terbitan Sekolah Menulis Papua. Wah, sungguh inspiratif! Selain itu, ternyata Sekolah Menulis Papua memiliki inovasi. Inovasi apa saja sih?
