Thursday, April 16, 2026
Home > Gaya Hidup > Sehat Bugar > Bugar dengan Olahraga Naik dan Turun Tangga

Bugar dengan Olahraga Naik dan Turun Tangga

Agar tubuh kita tetap prima, sehat dan seimbang, sebenarnya kita harus konsisten untuk berolahraga meskipun hanya sekitar lima menit hingga lima belas menit lamanya setiap hari. Namun, berbagai alasan untuk tidak melakukan olahraga kerap menghinggapi kita. Alasan tersebut seperti, sibuk karena pekerjaan, tidak suka kepanasan, tidak suka melakukan aktivitas di luar ruangan, dan lain-lain. Intinya, kita sengaja malas untuk melakukan olahraga.

Padahal, rasa malas untuk melakukan olahraga dengan berbagai alasan tersebut dapat disingkirkan. Sebab, ada olahraga murah meriah yang dapat dilakukan dengan mudah di manapun dan dapat dikerjakan di sela-sela waktu kita. Olahraga tersebut yaitu berupa naik dan turun tangga. Kita dapat menggunakan fasilitas tangga yang terdapat di sekitar kita untuk melakukan olahraga ini, sambil mengerjakan aktivitas lainnya atau fokus melakukannya selama beberapa menit.

Di rumah, kita dapat menggunakan tangga yang terdapat pada bangunan rumah sambil mengerjakan aktivitas sehari-hari. Di kantor, kita bisa konsisten menggunakan tangga sambil mengerjakan pekerjaan kita. Di ruang terbuka seperti taman, jika kita malu melakukan olahraga lari, kita dapat menggunakan tangga yang terdapat di sekitarnya sebagai sarana olahraga. Beberapa area yang kerap menggunakan tangga ini, memungkinkan kita melakukan olahraga daripada tidak sama sekali.

Olahraga naik dan turun tangga bukan sembarang olahraga. Di dunia kesehatan dan olahraga, olahraga naik dan turun tangga termasuk ke dalam olahraga yang kerap disebut sebagai salah satu bentuk Harvard Step Test. Tujuan dari olahraga yang sudah ada sejak Perang Dunia II ini, yaitu untuk mengukur kebugaran seseorang dari pengukuran denyut jantung. Secara garis besar, Harvard Step Test jika dilakukan rutin dapat menghindarkan orang dari resiko penyakit kardiovaskuler.

Penyakit kardiovaskuler hari ini banyak diderita manusia modern, contohnya seperti penyakit jantung koroner, stroke, penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi, penyakit jantung rematik, penyakit jantung bawaan, serta beragam penyakit yang menyerang pembuluh darah. Penyebab dari penyakit ini juga beragam di era modern ini, seiring dengan mudahnya kehidupan manusia. Bisa karena pola hidup tidak sehat, makanan yang tidak seimbang, kecanduan teknologi yang menyebabkan malas gerak dan lain-lain.

Harvard Step Test, biasanya banyak dilakukan atlet olahraga sebelum memulai pertandingan, atau sebagai sarana latihan fisik mengingat pentingnya test ini  bagi kondisi prima seorang atlet. Bentuknya bisa berupa naik dan turun tangga, maupun meja kecil. Terdapat rumus tersendiri untuk mengukur denyut jantung pada test ini, dengan hasil denyutan kategori sangat baik, sedang, lemah yang berbeda antara laki-laki dan perempuan.  Namun, meskipun, bukan atlet, kita dapat melakukan test ini untuk kebugaran fisik kita agar tidak mudah lelah.

Translate »