Emisi yang menyebabkan perubahan iklim datang dari setiap bagian dunia dan mempengaruhi semua orang, tetapi beberapa negara menghasilkan lebih banyak daripada yang lain. 100 negara dengan emisi terendah menghasilkan 3 persen dari total emisi. Sedangkan 10 negara dengan emisi terbesar menyumbang 68 persen. Setiap orang harus mengambil tindakan, tetapi orang dan negara yang menciptakan lebih banyak masalah memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk bertindak terlebih dahulu.
Menghadapi tantangan besar
Banyak solusi perubahan iklim dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kehidupan kita dan melindungi lingkungan. Kita juga memiliki kerangka kerja dan kesepakatan global untuk memandu kemajuan, seperti Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim, dan Perjanjian Paris. Tiga kategori aksi yang luas adalah: mengurangi emisi, beradaptasi dengan dampak iklim dan mendanai penyesuaian yang diperlukan.
Mengalihkan sistem energi dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan seperti matahari atau angin akan mengurangi emisi yang mendorong perubahan iklim. Kita harus mulai dari sekarang. Sementara koalisi negara-negara yang berkembang berkomitmen untuk mencapai nol emisi bersih pada tahun 2050, sekitar setengah dari pengurangan emisi harus dilakukan pada tahun 2030 untuk menjaga pemanasan di bawah 1,5°C. Produksi bahan bakar fosil harus turun sekitar 6 persen per tahun antara 2020 dan 2030.
Adaptasi dengan perubahan iklim
Beradaptasi dengan konsekuensi perubahan iklim akan melindungi orang, rumah, bisnis, mata pencaharian, infrastruktur, dan ekosistem alam. Ini mencakup dampak saat ini dan kemungkinan di masa depan. Adaptasi akan diperlukan di mana-mana, tetapi harus diprioritaskan sekarang untuk orang-orang yang paling rentan dengan sumber daya paling sedikit untuk mengatasi bahaya iklim. Tingkat pengembaliannya bisa tinggi. Sistem peringatan dini untuk bencana, misalnya, menyelamatkan nyawa dan harta benda, dan dapat memberikan manfaat hingga 10 kali lipat dari biaya awal.
Bertindak sekarang atau membayar lebih mahal di masa depan
Aksi iklim membutuhkan investasi keuangan yang signifikan oleh pemerintah dan bisnis. Tetapi kelambanan menjadikan jauh lebih mahal. Satu langkah penting adalah bagi negara-negara industri untuk memenuhi komitmen mereka untuk menyediakan $100 miliar per tahun kepada negara-negara berkembang sehingga mereka dapat beradaptasi dan bergerak menuju ekonomi yang lebih hijau.
Sumber: https://www.un.org/
