Sentra batik selanjutnya adalah Kampung Laweyan. Meskipun agak jauh, namun tidak lebih dari Rp20.000,00 dari PGS. Kampung ini memiliki warisan sejarah batik yang panjang. Banyak perajin dan pengusaha batik lahir dari kampung ini. Itulah mengapa Kampung Laweyan menjadi sentra industri batik yang terkenal, sekaligus juga menjadi tujuan wisata bagi para pencinta batik yang datang ke Kota Solo.
“Batik di Kampung Laweyan ini bagus-bagus mbak. Motif batik dan harganya bervariasi, tidak pasaran,” begitu kata supir Go Car yang membawa saya dan beberapa teman ke Kampung Batik Laweyan.
Benar saja, harga yang ditawarkan mulai dari seratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dari bahan dan proses pembuatannya. Selain batik, Kampung Batik Laweyan juga menyimpan kekayaan arsitektur Jawa kuno. Kampung Batik Laweyan tersebut sempat mencapai kejayaannya pada era 1970-an.
Bagi penggemar belanja, pastinya suka berada di sini. Tokonya hommy, nyaman, dan barangnya bagus-bagus.
Selain itu ada juga Pasar Klewer. Sebagaimana pasar pada umumnya, menjual berbagai macam produk barang, diantaranya adalah batik. Capek hunting Batik, pelancong bisa menikmati berbagai kuliner khas Solo di sini. Selain Keraton Solo, Pasar Klewer juga menjadi tujuan utama para wisatawan dan pencinta batik. Kelebihan membeli batik di Pasar Klewer adalah harga batiknya relatif murah dan bisa tawar menawar. Sepertinya kalau ke Solo belum ke Pasar Klewer, masih belum lengkap rasanya jalan-jalan di Kota Solo. Selain berburu batik, bila ke Solo sempatkan juga untuk berburu kuliner khas kota tersebut.
Nah, yang perlu juga untuk disinggahi adalah House of Danar Hadi. Tempat ini merupakan sebuah tempat wisata batik terpadu. Ada museum batik serta butik yang menjual aneka produk batik. Sesuai dengan brand-nya yang ternama, sudah barang tentu harga yang dipatok di sini tidak murah. Segmentasi dari tempat ini memang untuk kalangan menengah atas.
Berkunjung ke House of Danar Hadi setidaknya kita bisa mengenal batik dan sejarahnya di Indonesia. Sambil cuti mata, juga menambah pengetahuan. Benar tidak?

Kalau tadi saya ke Solo berangkat dari kota asal, sebenarnya bisa juga bisa melalui Kota Yogyakarta. Dengan menggunakan kereta api, perjalanan hanya ditempuh sekitar 1 jam saja dengan ongkos hanya sembilan ribu rupiah. Jadi, setelah jalan-jalan di Yogya, tidak ada salahnya langsung cus ke Kota Solo.
Tidak perlu khawatir soal transportasi selama di Solo. Pelancong mudah untuk menuju ke tempat-tempat yang diinginkan dengan bantuan transportasi berbasis online. Selain kemana-mana menjadi lebih cepat dan praktis, juga cukup nyaman selama perjalanan.
