Monday, May 10, 2021
Home > Literasi > Pendidikan > Jejak Peradaban Manusia Purba Di Museum Sangiran

Jejak Peradaban Manusia Purba Di Museum Sangiran

Jejak Peradaban Purba Manusia Di Museum Sangiran

Pada tahun 2017, Museum Manusia Purba Sangiran – yang merupakan bagian dari Balai Pelestarian Situs Manusia Purba di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia – menggelar pameran lima kota di Sumatra. Ada pun kota yang dijadikan tempat singgah pameran antara lain, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandar Lampung. Tujuan pameran ini sendiri untuk menyebarluaskan informasi akan pentingnya Situs Sangiran.

Pameran tersebut menampilkan beberapa jejak peradaban manusia purba yang ditemukan di Sangiran, berupa fosil:  fauna di lingkungan laut, fauna lingkungan rawa, fauna lingkungan darat, beberapa tengkorak manusia purba , tulang paha, persenjataan, tak lupa pula replika manusia purba Homo Erectus yang terdiri dari laki-laki, anak laki-laki, perempuan dewasa. Fosil dan replika manusia purba ini menjadi penanda jejak perkembangan kebudayaan manusia dan alam.

Situs Sangiran telah ditetapkan sebagai salah satu situs warisan budaya dunia pada tahun 1996 oleh UNESCO (United National Education, Scientific and Cultural Organization) sebagai badan khusus PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), yang membantu PBB dalam peningkatan kerja sama antarnegara dan bangsa di dunia melalui bidang pendidikan, ilmu, dan kebudayaan. Ini dikarenakan situs Sangiran memiliki potensi sebagai situs manusia purba dan memiliki nilai penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Indonesia sendiri pada tahun 1977 telah menetapkannya sebagai kawasan cagar budaya.

Penemuan Situs Sangiran telah dimulai sejak tahun 1864 oleh kelompok peneliti pada masa kolonial Belanda, namun pada saat itu baru temuan berupa fauna. Sampai kemudian E Dubois diteruskan oleh Von Koenigswald yang memetakan dan mengkaji lebih dalam keberadaan Situs Sangiran.  Keduanya berhasil menemukan peralatan dan sisa-sisa manusia purba. Situs Sangiran semenjak itu menjadi perhatian dunia internasional, dan dianggap penting di dunia.

Facebook Comments