Wednesday, May 19, 2021
Home > Dapur Puan > Bumbu > Kayu Manis

Kayu Manis

Kayu manis

Siapa tak kenal kayu manis? Rempah ini pernah menjadi barang paling dicari pada Abad Pertengahan. Ketika Columbus menginjakkan kaki di Pulau Karibia, ia menemukan panganan berbentuk ranting yang terlihat seperti kayu manis, namun rasanya lebih pedas dari lada dan wanginya seperti cengkih. Jack Turner dalam bukunya, Sejarah Rempah: Dari Erotisme sampai Imperialisme, menuliskan bahwa Columbus telah melakukan kesalahan tentang kayu manis. Benda yang ia kira kayu manis ternyata sebuah kulit pohon Karibia yang tidak teridentifikasi.

Itulah sekelumit sejarah kayu manis yang cukup menggelikan bagi manusia saat ini. Kayu manis begitu mudahnya didapat, mengapa harus diperebutkan? Saat ini kayu manis memang mudah diperoleh, namun pada Abad Pertengahan benda itu sangat sulit diperoleh, terutama di Eropa. Pada kenyataannya, rempah-rempah memang menjadi barang rebutan pada masa itu dan Indonesia adalah tujuan mereka.

Ada 3 jenis kayu manis yang bisa dikonsumsi, pertama, Cinnamomum zeylanicum merupakan nama ilmiah dari kayu manis terbaik di dunia. Jenis ini berasal dari Srilanka yang dibawa ke Jawa pada tahun 1825.

Kedua, Cinnamomum cassia yang berasal dari Vietnam Selatan dan Himalaya. Kulit kayu manis jenis ini masih kasar dan tebal, aromanya juga lebih tinggi karena kadar minyak atsirinya lebih tinggi. Kulit kayu manis jenis Cinnamomum cassia tidak dibuang, lain halnya dengan Cinnamomum zeylanicum yang wajib dibuang karena kulit dalamnya sudah cukup tebal.

Ketiga, Cinnamomum burmanni adalah tanaman asli Indonesia. Mudah ditemukan di hutan Sumatera Barat. Kualitasnya jauh di bawah Cinnamomum zeylanicum.

Kayu manis yang memiliki rasa pedas dan manis, serta aroma wangi yang khas, dapat digunakan sebagai bumbu dalam beberapa masakan. Contohnya: puding, pie, pindang ala Palembang, aneka sop, nasi kuning, empal gentong, aneka soto, pancake, tongseng, setup, muffin, kolak, brownies, opor, nasi kebuli, aneka cake, klappertart, bistik, gulai, selai, aneka bolu, kari, rendang, nasi minyak, asam padeh, dan lainnya. Aneka minuman seperti bir pletok, bajigur dan minuman herbal lainnya juga membutuhkan campuran kayu manis.

Facebook Comments

Comments are closed.